Postingan

JEJAK MASA LALU DESA TONGGING

Gambar
.

SEPENGGAL CERITA TENTANG GIRSANG

PERJALANAN DATU PARULAS TUAN PANGULTOP ULTOP JADI RAJA DI KERAJAAN PURBA PADA TAHUN 1624 – 1648 Oleh Juster Girsang, SH,MH Raja Somalate adalah keturuan dari Purba Sigulang Batu yang tinggal didaerah Bakkara wilayah Humbang pesisir Danau Toba. Raja Somalate semasa hidupnya dipanggil namanya TUAN RAJA DOLI artinya malu tua dan tiap tahun tampak seperti anak muda dan terkadang dipanggil namanya SITEA BULAN karena kekuatan ilmu bathinnya (hadatuonni) dan kepintaran ilmu bathinnya diperoleh dari Bertapa sedang kepintaran pencak silatnya berguru dari Harimau, sedangkan kepintaran ULTOP nya dari BUNIAN (mahluk halus) . Anak Raja Somalate ada dua orang anak kembar (silinduat) yang paling tua namanya DATU PARULTOP dan yang satu lagi DATU PARULAS. Kedua anak ini dari sejak kecil sudah dilatih ayahnya belajar ilmu kebatinan ,pencak silat dan marultop. Datu Parultop dan datu Parulas anak kembar yang tidak terpisahkan baik dibidang kepintarannya maupun kesaktiannya dan memanahnya (Mangultop)...

DESA TONGGING

Gambar
Hampir semua orang tahu kalau dulu uang kertas Rp. 1.000-an  bergambar  Danau Toba,  namun tidak banyak orang yang tahu kalau di uang kertas tersebut  adalah  desa  Tongging,  yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jalan-jalan ala backpaker yang penulis sebut NGEBOLANG yaitu jalan-jalan  tanpa menggunakan fasilitas mewah dan lebih mengutamakan jalan kaki atau public  transportation.  Setelah tergabung dalam Backpakers Indonesia menggugah hasrat  akan petualangan yang telah lama terpendam akan pekerjaan dan fungsi sebagai  ibu rumah tangga. Dengan membawa misi menikmati keindahan Indonesia,  menghantarkan penulis memulai petualangan. Desa Tongging menjadi tempat petualangan pertama, lokasi Desa Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Propinsi Sumatra Utara, Indonesia.  yang tertera di Peta dan Koordinat GPS: 2° 54′ 38.30″ N 98° 32′ 0.76″ E. Kecamatan ini berada seki...

CERITA GIRSANG

PERJALANAN DATU PARULAS TUAN PANGULTOP ULTOP JADI RAJA DI KERAJAAN PURBA PADA TAHUN 1624 – 1648 Oleh Juster Girsang, SH,MH Raja Somalate adalah keturuan dari Purba Sigulang Batu yang tinggal didaerah Bakkara wilayah Humbang pesisir Danau Toba. Raja Somalate semasa hidupnya dipanggil namanya TUAN RAJA DOLI artinya malu tua dan tiap tahun tampak seperti anak muda dan terkadang dipanggil namanya SITEA BULAN karena kekuatan ilmu bathinnya (hadatuonni) dan kepintaran ilmu bathinnya diperoleh dari Bertapa sedang kepintaran pencak silatnya berguru dari Harimau, sedangkan kepintaran ULTOP nya dari BUNIAN (mahluk halus) . Anak Raja Somalate ada dua orang anak kembar (silinduat) yang paling tua namanya DATU PARULTOP dan yang satu lagi DATU PARULAS. Kedua anak ini dari sejak kecil sudah dilatih ayahnya belajar ilmu kebatinan ,pencak silat dan marultop. Datu Parultop dan datu Parulas anak kembar yang tidak terpisahkan baik dibidang kepintarannya maupun kesaktiannya dan memanahny...

PANORAMA SEPUTAR TONGGING

Gambar

SOSIALISASI GEOPARK KALDERA TOBA DI DESA TONGGING

Dirangkai dengan pengobatan massal dan lomba melukis bagi pelajar SD, eksistensi dan tujuan Geopark Kaldera Toba disosialisasikan di Desa Tongging Kecamatan Merek Kabupaten Karo. Sosialisasi juga dimeriahkan dengan penampilan tarian budaya Karo di alun-alun Hotel Tongging Beach, Tongging, Jumat (15/5). Dr RE Nainggolan selaku penggiat Geopark Kaldera Toba dalam sambutannya mengatakan, mewujudkan Geopark Kaldera Toba menjadi Taman Bumi Dunia sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat di kawasan Danau Toba. "Geopark yang artinya adalah taman dunia bertujuan untuk menjadikan kawasan ini semakin indah, menarik sehingga membuat banyak orang tertarik untuk datang berkunjung menikmati keindahannya. Saat ini, Indonesia tengah mendaftarkan Danau Toba dalam Jaringan Taman Bumi Global Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) agar Danau Toba ditetapkan sebagai Taman Bumi Dunia”, jelasnya.

TUGU TUAN PADI RAJA GIRSANG DI RESMIKAN

Gambar
SIB/MEY HENDIKA GIRSANG DIABADIKAN : ‘Ginoppar’ (keturunan) Raja Silimakuta diabadikan di Tugu Tuan Padiraja Girsang usai peresmian tugu tersebut di Desa Tigaraja Kecamatan Pematang Silimahuta Kabupaten Simalungun, Sabtu (27/6). Diawali acara kebaktian sebagai ucapan syukur kepada Tuhan, Tugu Tuan Padiraja Girsang (anak Raja Silimakuta Pamoraidup Girsang) di Desa Tigaraja Kecamatan Pematang Silimahuta Kabupaten Simalungun diresmikan, Sabtu (27/6). Peresmian ditandai dengan pemotong pita oleh St Drs Raja Satya Naftaly Girsang (anak ke-3 Tuan Padiraja Girsang) didampingi istri Siti Morentina Damanik. Turut hadir camat Drs Pendi Raya Girsang, Kapolsek Saribudolok AKP B Manurung SH, Pdt Marlan Damanik STh beserta tondong, boru, bere dan panogolan dari keturunan Raja Silimakuta.